Jayapura, nirmeke.com – Badan Eksekutif Mahasiswa dan Majelis Perwakilan Mahasiswa ((BEM) –MPM) Universitas Cenderawasih, menuntut pihak lembaga Universitas Cendrawasih agar terima mahasiswa baru kuota Orang Asli Papua (OAP) 95 persen di tahun ajaran 2022-2023 ini.
Desakan ini dilihat dari penerimaan mahasiswa tahun-tahun sebelumnya dimana mahasiswa non Papua yang daftar lebih banyak dapat kuota (kesempatan) daripada mahasiswa Orang Asli Papua.
Hal tersebut disampaikan Ngalum Uropmabin, Sekretaris Jenderal MPM Uncen di Auditorium Uncen kepada wartawan, nirmeke.com. Rabu, (14/6/2022).
“Pihak lembaga harus tau akan sejarah tujuan berdirinya kampus Uncen di tanah Papua, yaitu menyiapkan SDM Papua agar bisa memimpin dan membangun daerahnya kelak,” tegas Ngalum.
Ia menjelaskan terkait penerimaan mahasiswa baru, jalur JMSB tahun 2022 ini harus offline untuk mempermudah mahasiwa putra daerah OAP terutama mereka yang sulit mendapat akses internet selama ini.
“Sekarang ini kami mengumpul mahasiswa baru dari pagi untuk mengisi formulir biodata seperti nama lengkap, nomor hp, gmail, tahun lulus, gelombang, pilihan program studi, dan selesai mereka isi akan di kembalikan kepada kami, dengan harapan nama-nama ini bisa di akomodir dalam Jalur Masuk Seleksi Bersama (JMSB) secara offline,” ujarnya. (*)
Reporter: Liwan Wenda
Editor: Aguz Pabika
