Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mama-Mama Papua Penjual Noken Depan Stadion Lukas Enembe Diusir Aparat TNI-Polri
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Mama-Mama Papua Penjual Noken Depan Stadion Lukas Enembe Diusir Aparat TNI-Polri

Mama-Mama Papua Penjual Noken Depan Stadion Lukas Enembe Diusir Aparat TNI-Polri

admin
Last updated: October 3, 2021 00:06
By
admin
Byadmin
Follow:
4 years ago
Share
1 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Para penjual noken yang memajangkan noken mereka di depan pagar stadion Lukas Enembe kampung Harapan Sentani, di larang dan dibubarkan oleh aparat keamanan TNI dan Polri. 

Iklan Nirmeke

Mama Totina Wenda, penjual noken di depan stadion Lukas Enembe  mengatakan aparat TNI dan Polri  melarang kami untuk  menjual  hasil anyaman gelang dan noken  di pagar saat pembukaan PON XX Papua, Sabtu, (2/10/2021).

“Kami di foto dan menyuruh kami melepaskan dan menyimpan jualan oleh aparat TNI dan Polri, saya tegaskan ke mereka tidak usah larang-larang mama-mama Papua yang berjualan hasil kerajinan mereka di pinggir jalan,” katanya.

Mama Totina pun menambahkan hampir sebagian mama-mama asli Papua tidak mendapatkan tenda untuk mereka pasarkan hasil kerajinan tangan mereka, sehingga mereka dengan terpaksa harus berjualan di pinggiran jalan depan stadion Lukas Enembe.

“Kegiatan PON ini sebenarnya untuk siapa? kami jualan saja dilarang, padahal tempat ini kami yang selalu jualan tiap hari tapi sudah di isi oleh tamu-tamu pejabat,” tegasnya.

Dirinya menyayangkan orang asli Papua yang punya tanah dan tempat tidak bisa masuk berjualan, apalagi ikut pembukaan PON dengan berbagai pesyaratan yang sangat sulit dan diskriminasi dalam pelayanan. (*)

Reporter: Liwan Wenda

Editor : Aguz Pabika

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Usai Terima Sumpah Profesi Dokter, Dua Dokter Asal Lanny Jaya Buat Ibadah Syukuran
Next Article Karena Tato Bintang Kejora, Trio Papua Dilarang Tampil di Opening Ceremony PON XX 2021
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
1 day ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
1 day ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?