Masyarakat Kampung Ormu Minta Pemkab Jayapura Dan Telkom Bangun BTS

Jayapura, nirmeke.com –   Masyarakat Kampung Ormu yang tidak mendapat layanan, Telekomunikasi dengan Area Blank Spot berharap PT. Telkom dan Pemerintah kabupaten Jayapura untuk segerah melakukan Pemasangan Base Transceiver Station, (BTS) di wilayah itu.

Blank spot sendiri adalah kondisi di mana suatu tempat tidak tersentuh atau tercover sinyal komunikasi sementara BTS ialah infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara peranti komunikasi dan jaringan operator yang sampai saat ini tidak terlayani oleh masyarakat di tiga Kampung pesisir yang ada dibelakang Gunung Shyclop.

Sekurity Adat kampung Ormo Noak Robert Yoafifi mengungkapkan seharusnya pemerintah dan Telkomsel  dapat bekerjasama untuk hadirkan BTS di wilayah ini.

“Sejak hadirnya Telkom di Papua di kota Jayapura dan kabupaten Jayapura daerah ini tidak perna diberikan layanan jaringan telkomsel padalah kami ini berada di tengah ibu kota Provinsi (Kota Jayapura) dan kabupaten Jayapura yang adalah kota besar di Papua,” katanya.

“Kami berharap Telkom  dan Pemerintah kabupaten bangun jaringan di kampung ini,” katanya.

Ia mengatakan ada beberapa titik yang menurutnya jika di bangun BTS dapat mempermuda jaringan di tiga kampung yang masih Blank Spot sampai saat ini.

“Jika dibangun tiga titik suda bisa terlayanai Jaringan, di Pasir enam suda ada tingal dibangun di tanjung Senapan, tanjung Adnan dan Jasadidit itu sudah bisa diakses oleh masyarakat di Ormu sini sampai  Wari dan Yoena juga bisa dapat siknal,” katanya.

Ia mengatakan  kampung Ormu tidak jauh dari kota hanya dua jam saja bisa sampai, maka sudah seharusnya jadi perhatian Pemda dan Telkom untuk pasang jaringan, karena daerah gunung saja dengan berbagai gunung dan  tantangan juga keamanan mereka bisa memasangnya ke kenapa di Ormu tidak bisa di pasang?

“Ini (Jaringan Telkom) harus dibangun, diwilayah gunung saja yang punya akses sulit saja bisa bangun, kita ini berada dipusat kota tapi masih tidak ada siknal,  kalau siknal ada pasti siswa bisa belajar secara online dan juga bisa berkomunikasi dengan baik,” katanya.

Ia berharap pemerintah tidak lupakan, daerah Ormu karena hanya dicapai dua jam tapi tidak ada siknal dan jaringan Internet, karena suda puluhan tahun sejak adanya jaringan tidak pernah di bangun jaringan sampai saat ini masih blank spot. (*)

 

Reporter: Iman Untung

Editor: Aguz Pabika

Tinggalkan Balasan