Ratusan ASN Pegubin Gelar Domo Minta Gubernur Ganti Sekda Iriando FX Dien

Oksibil, nirmeke.com  – Hampir dua tahun Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Pegunungan Bintang tak di tempat, ratusan ASN Pegubin mendesak Gubernunr Papua untuk segera memberhentikan saudara Iriando FX Dien dari jabatan sebagai Sekda.

Penyampaian aspirasi berlangsung di kantor Bupati Pegunungan Bintang, Rabu, (10/2/2021). ASN Pegubin meminta gubernur Papua Lukas Enembe dan komisi ASN Republik Indonesia agar segera memberhentikan Sekda kabupaten Pegunungan Bbintang sebab sejak di tujuk sebagai pelaksana tugas hingga menjadi Sekda devenitif selama satu tahun 11 bulan 10 hari Sekda Pegubin tidak berada di tempat tugas.

Hal ini di sampaikan Alowesiaus Bawi, selaku sekretaris Korlap aksi demo damai yang di lakukan raturan pendemo yang mewakili 3.745 lebih ASN yang ada di wilayah kabupaten Pegunungan Bintang.

Dalam akasi damai yang di lakukan ASN tersebut Ia meminta komisi ASN dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur pPapua untuk segera memberhentikan saudara IRIANDO F.X. Dien, dari jabatanya sebagai Sekda Pegubin sebab hingga saat ini Ando dien ( sapaan akrabnya) itu tidak berada di tempat tugas selama hampir dua tahun lebih sejak ditunjuk sebagai PLT Sekda pada Maret 2019 hingga saat ini.

“Aksi damai yang di lakukan oleh ASN ini adalah salah satu bentuk pernyataan kami yang kami pendam selama ini dimana sauadara Ando Dien selaku Sekda merangkap kepala BPKAD ( kepala keuangan) selama ini tidak berada di tempat tugas, dengan demikian kami meminta Pemerintah Pusat terutama Mendagri dan Komisi ASN melalui Gubernur Papua untuk segera memberhentikannya,” tegas Bawi.

Lanjutnya, secara administratif ASN di Pegubin telah melihat, membaca dan menimbang bahwa pertama saudara Ando Dien selaku Sekda definitif tidak pernah melaksanakan implementasi UU nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, kedua, belum pernah melaksanakan implementasi UU nomor 16 Tahun 2016 tentang tugas pokok dan fungsi sebagai Sekretaris Daerah Pegubin.
“Dengan demikian bapak gubernur Provinsi Papua perlu mengetahui bahwa saudara Iriando F. X. Dien belum pernah di tempat tugas selama menduduki jabatan kepala dinas atau kepala OPD selama berada di wilayah Pegubin,” katanya.

Alasan lain, kata Bawi, selama menjabat sebagai PLT Sekda, dirinya mengunakan anggaran di Sekda dengan jumlah yang cukup signifikan, dan  secara administrasi Sekda Pegubin belum memenuhi syarat formal untuk menduduki jabatan Sekda. Dengan demikian dengan tegas harus di berhentikan agar roda pembangunan di Pegubin terus berjalan.

Anderas Tapyor , selaku koordinator aksi menuturkan selama dua tahun bejalan banyak tanggung jawab yang tidak dijalankan oleh Sekda definitif seperti, tidak terlibat dalam penanganan Covid-19, tidak mengawal pelaksanaan Pilkada Pegubin tahun 2020. Selain itu Sekda juga tidak pernah melaksanakankan tata tertib administrasi dan tertip disiplin ASN di kabupaten Pegubin selama menjabat sebagai Sekda.

“Tidak bertanggung jawab juga dalam pengendalian anggaran daerah dan audit anggaran kabupaten di kabupaten Pegubin, serta belum pernah bertanggung jawab dalam melakukan sidang Paripurna di kabupaten,” tegasnya.

Oleh sebab itu tuntutan ASN yang menjadi korban akibat gaya kepemimpinan konsumtif yang di terapkan saudara Andi Dien selaku Sekda Pegubin ini dengan tegas kami minta segera untuk diberhentikan.

Andreas tapyor, juga menuturkan apa bila tuntutan tidak ditindak lanjuti maka ASN siap untuk kembali duduk di kota Oksibil hingga permintaan ASN ini di kabulkan oleh Gubernur dan Mendagri serta komisi ASN di Jakarta.

Setelah menyampaikan asirasi di kantor bupati Pegubin ratusan masa ASN dapat membubarkan diri dengan aman dan Tertib. (*)

Reporter: Humas Pegubin
Editor : Aguz Pabika

Tinggalkan Balasan