Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: OSPEK “KU”: EDU-BASI BUKAN EDU-KASI
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > OSPEK “KU”: EDU-BASI BUKAN EDU-KASI

OSPEK “KU”: EDU-BASI BUKAN EDU-KASI

admin
Last updated: October 30, 2020 19:01
By
admin
Byadmin
Follow:
5 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

Oleh: Kurniawan Fatma

Iklan Nirmeke

[Opini terbuka bagi panitia OSPEK]

 

PROLOG

Tak terasa kita akan segera masuk dalam pekan penuh keanehan, dimana pagi pagi di jalan raya kita akan mendapati para manusia dewasa terpaksa “mendandani” diri dengan atribut bayi dan atribut aneh lainnya.

Sebuah cerminan yang merepresentasikan bagaimana pola pikir kita orang Indonesia yang tidak pernah “move on” tapi malah “move off” atau lebih parah lagi “move back”.

Bukannya diberikan stimulus untuk berperilaku layaknya orang yang lebih dewasa malah di stimulus untuk berperilaku menjadi bayi kembali: dot di mulut [semoga kedepan tidak makin ekstrim dengan menyuruh mahasiswa baru memakai PEMPERS bayi saat ospek]

Tak sulit kita temui mahasiswa baru akan berdandan layaknya orang gila dengan kostum super aneh.

Kaos kaki bola yang super panjang dengan warna mencolok yang berbeda satu sama lain. Kepala plontos yang diberi merk tertentu sesuai dengan nama Fakultas. Kantong kresek atau karung beras yang didesign sesuai dengan arahan panitia [orang gila malah tidak pernah berdandan se-ekstrim itu]

Habitus aneh yang terus dipelihara…jika menggunakan akal sehat , kira kira dimana letak proses “edukasi” dari habitus tersebut?. “Yang ada malah “EDU-BASI”: kata orang gila di kompleksku yang sepertinya malah lebih waras dari panitia OSPEK.

SAAT “PLONCO” MENJADI ATURAN YANG DIBAKUKAN

Sebuah aturan aneh yang terus “dibakukan” sebagai komposisi ospek. Katanya makanan gak akan sedaaaap kalau gak ada garam…Kopi gak nikmatttt kalau gak ada gula…Ospek di Indonesia gak kerennnn kalau gak ada perploncoan.

Iklan Otomatis

Potret yang menggambarkan bagaimana kentalnya budaya kolot yang terus dipelihara.

BUKA MATA: BELAJAR DSRI NEGERI LAIN

Saya pernah menjadi ketua OSPEK FE tahun 2013 lalu. Sebelum membuat konsep OSPEK saya bertanya kepada dua teman saya di Seminari dulu yang waktu itu sedang mengambil kuliah di luar negeri.

Berikut cerita mereka:
“Di sini kampus mengadakan WELCOMING PARTY khusus buat kami, pokoknya have fun lah”
[dalam hati saya berujar kita disini mengadakan WELCOMING PETI]

“Disini kami mengenal INTRODUCTION WEEK, kami diajak untuk mengenal kampus dengan cara yang unik dan santun”
[dalam hati saya berujar disini kami mengenal CONTRADICTION WEEK]

“Di sini ada sesi DISCUSS” [dalam hati saya berujar di sini ada sesi DI-USSIR]

EPILOG

EDUCATION IS POWERFULL WEAPON TO CHANGE THE WORD
EDU-BATION IS POWERFULL WEAPON TO DESTRUCT OUR COUNTRY

 

#mysterium

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Ini Identitas Oknum TNI yang Diduga Terlibat Dalam Membunuh Pendeta Yeremia
Next Article Mahasiswa Tolikara Dituntut Manfaat Skill Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Gelar Natal Bersama dan Syukuran HUT ke-23, Uskup Minta Hentikan Kekerasan di Papua
Tanah Papua
1 day ago
Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Pendidikan Tanah Papua
1 day ago
KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Polhukam Tanah Papua
1 day ago
Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?