Pembahasan AKD Telah selesai, DPRD Tolikara Minta Bupati Lantik Pimpinan Definitif

Jayapura, nirmeke.com – Usai melewati perdebatan panjang terkait penetapan Alat Kelengkapan Dewan ( AKD), 30 anggota DPRD Kabupaten Tolikara minta pemerintah segera mengeluarkan jadwal pelantikan DPRD Devinitif unsur pimpinan. Rabu, (30/9/2020).

Nuwen Wenda, Ketua DPRD Sementara dari Fraksi Nasdem menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fraksi yang telah menetapkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kemarin berjalan dengan aman dan baik.

“Sehingga kami berharap pelantikan definitif DPRD kabupaten Tolikara segera dapat dilakukan. Kami juga berharap bapak Bupati kabupaten Tolikara segera melakukan pelantikan Devinitif terhadap DPRD Kabupaten Tolikara,” tuturnya.

Dirinya menegaskan, kehadiran anggota DPRD hari ini dari ketua Fraksi Nasdem, ketua Fraksi Demokrat ketua Fraksi PKB, dam seluruh perwakilan anggota DPR dan ketua DPRD sudah bersatu dan siap menjalankan program pemerintah.

“kami sudah ada di sini (Jayapura) sejak lama, maka kami sudah saatnya untuk harus fokus ke penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Tolikara. Kami harap Bupati dapat menanggapi dan melalui dinas terkait segera keluarkan jadwal tanggal pelantikan,” harapnya.

Pembentukan Alat Kelengkapan Daerah (AKD), DPRD Tolikara dibagi dalam tiga komisi dari empat fraksi diantaranya ketua A Yendiles Towolom Dapil 4, ketua B Yan Wenda Dapil 2 dan ketua C Kenius Pagawak Dapil 3.

Sementara itu, Yan Wenda ketua Fraksi Gabungan yang juga mewakili partai pemerintah mengatakan rakyat Saat ini sedang menunggu kerja nyata dari DPRD yang terpilih dan menunggu kapan DPRD dilantik secara definitif agar bekerja sesuai aspirasi masyarakat.

“Dari bulan Maret sampai saat ini masuk bulan ke tujuh DPRD devinitif belum juga di lantik, karena ada pergeseran faksi dan komisi namun sekarang sudah selesai dan bersatu untuk bangun Tolikara,” tuturnya.

Dengan demikian, kata Yan berharap Surat Keputusan (SK) pelantikan DPRD definitif yang sudah ada di Sekwan tersebut dapat dipercepat proses pelantikannya berkoordinasi dengan Bupati Tolikara.

Dirinya juga mengaku sebagai komisi B yang bergerak di bidang perekonomian belum berjalan baik sehingga hal ini segera harus dilakukan.

” sekarang ini kami semua anak-anak muda yang dipilih oleh rakyat sehingga rakyat ingin melihat kerja DPRD yang dipimpin oleh orang muda ini mampu bekerja dengan pemerintah atau tidak, Ini sedang ditunggu. Kami berharap pelantikan ini dapat di lakukan secepatnya agar proses bangunan dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dan perlu di kawal,” katanya.

Ketua DPRD Terpilih Sonny Wanimbo mengatakan, usai melewati perdebatan panjang selama 7 bulan akhirnya telah dibentuk alat kelengkapan dewan telah selesai.

“Rakyat Tolikara sedang menanti sentuhan pelayanan, dan kami telah lama di Jayapura hanya untuk membahas tatib dan ini telah selesai, sekarang kami siap kembali ke masyarakat untuk melayani maka kami minta Kepada Bupati dapat mengeluarkan jadwal.pelantikan dalam.waktu minggu ini,” katanya.

Lanjutnya, rencana akan dilakukannya Lockdown untuk kali ketiga dan akan dilakukannya sidang anggaran perubahan tahun 2020-2021 dan sidang LHKPD sudah dakat, sehingga kami berharap pemerintah bisa keluarkan jadwal pelantikan secepatnya.

“Mewakili seluruh anggota DPRD terpilih menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat dan negara atas lambatnya pembentukan alat kelengkapan dewan dengan perdebatan yang begitu panjang sehingga memakan waktu. Kami ada Partai Pemenang perta Nasdem dan Demokrat partai pemerintah dan Partai Pemenang PKB partai sekarang kita bersatu di pembangunan itu tidak memilih ko begini ko begitu sekarang kita sudah bersatu dan Perubahan ada di DPRD tolikara,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan