Musisi Papua Harus Kampanye Penyelamatan Lingkungan di Papua

Jayapura, nirmeke.com – Seniman Papua mengajak masyarakat pribumi untuk mencintai alam dengan cara melindunginya dari berbagai kerusakan lingkungan, yang dapat berakibat fatal bagi orang banyak dikemudian hari.

Hal tersebut disampaikan Sonny Wanda, Seniman senior Papua usai menggelar aksi konser amal secara daring bagi korban banjir di kota Sorong, Papua Barat di SundShine Cafe, Waena. Sabtu, (31/8/20) kemarin.

Sonny mengatakan musisi harus memberikan pesan untuk menjaga lingkungan alam Papua dan membantu sesama yang menjadi korban bencana alam, karena kepedulian kita dapat menghapus luka dan air mata mereka.

“Saya pikir teman-teman musisi harus berpikir bagaimana kita mendukung aksi sosial untuk bencana yang ada di Sorong dan juga beberapa tempat lainnya. Lahir dari inisiatif dan kepedulian seniman Papua untuk membantu sesama,” tuturnya.

Menurutnya, aksi konser daring mengajak kita agar peduli terhadap sesama, tanpa harus menunggu pemerintah. Sebab, kata dia, sebagai anak Papua harus dimulai dari diri kita, karena yang tertimpa bencana adalah orang yang kita sayang.

Ia juga menjelaskan berbicara seniman berarti tidak hanya bernyanyi saja, tetapi harus bersuara soal perlindungan hutan (lingkungan) seperti yang diperlihatkan group band De, Sagoo dan Komunitas KORK Papua.

“Melalui ivent ini, kita ingin motivasi masyarakat bahwa jangan lupa dari kesadaran kita  untuk menjaga lingkungan, serta menjaga kebersihan di kota mulai dari rumah agar berdampak ke masyarakat luas,” bebernya.

Terlepas darinya, Bob Anthon Krey, vocalis band Anker mengatakan semua musisi yang ada di Jayapura, Papua, harus miliki hati bagi sesama yang kekurangan, terutama mereka yang terdampak bencana alam.

“Mari bernyanyi untuk banyak orang, menyadarkan orang lewat musik untuk melihat jeritan rakyat jelata yang tertindas dari masalah social, lingkungan dan kebebasan,” tuturnya.

Musisi Papua juga harus saling mendukung satu sama lain, saling bergandengan tangan untuk melihat masalah yang terjadi diatas tanah ini.

Sementara itu, Boaz Erari, selaku inisiator kegiatan konser amal yang juga merupakan  vocalis De, Sago band menyampaikan kepada masyarakat, agar menjaga alam dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kejadian di Sorong karena ulah manusia yang membuang sampah sembarang dan merusak alam, sehingga terjadi banjir. Jadi mari kita peduli lingkungan di daerah kita masing-masing agar tidak terjadi bencana,” imbuhnya. (*)

Tinggalkan Balasan