Pemerintah Diminta Terbuka Soal Penanganan Covid-19 di Papua

Jayapura, nirmeke.com – Pemerintah provinsi Papua dan kabupaten/kota di harapkan serius dalam menagani Covid – 19 di Papua yang terus saja mengalami peningkatan. Hal ini dikatakan Tokoh Intelektual Muda Papua Wali Wonda. Ia mengatakan ada ketidakseriusan pemerintah dalam penaganan Covid.

“Saya melihat ini ada ketidak seriusan menangani Covid-19 atau pemerintah sedang main-main dengan nyawa manusia di tanah Papua,” katanya.

Ia mengaku khawatir akan ada waktu dimana setengah orang Papua positif Covid-19 kemudian pemerintah akan menyesali dan meminta maaf kepada masyarakat seperti di negara – negara besar lainnya.

“Jika demikian kata maaf tidak bisa merubah kehidupan orang apalagi  penyakit dan kematian?” katanya.

Ia menegaskan pemerintah dan masyarakat jangan main-main dengan situasi hari ini, harus melakukan tindakan-tindakan nyata, seperti melakukan pembatasan akses kehidupan manusia entah yang berterbangan ataupun yang merayap dan masyarakat harus kembali menyadari bahaya Covid – 19 ini.

“Solusinya adalah seluruh rakyat entah yang bekerja sebagai PNS, swasta, buruh, petani, nelayan ataupun politikkus dll, hentikan semua kegiatan, rakyat harus kembali kepada pangan lokal dalam waktu 3 sampai 4 bulan kedepan sampai benar-benar pandemi Covid-19 ini sudah pergi dari tanah dan orang Papua dan kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah provinsi Papua, pemerintah kota Jayapura, Timika, Merauke mengeluarkan surat himbauan di dukung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPR-P), Majelis Rakyat Papua (MRP) dan pihak kepolisian melakukan tes Covid-19 masal kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali dari rumah ke rumah.

“Daerah – daerah Ini  (Kota Jayapura, Mimika,  dan Kabupaten Jayapura,) semakin hari semakin meningkat penyebaran Covid-19. Ingat! Negara super hebat saja mengalami kendala, bagaimana negara kita yang serba terbatas  dalam menangani virus corona  yang bergerak seperti angin yang tidak tau izin untuk membunuh manusia.

Dia pun meminta kepada pemerintah  provinsi dan kabupaten/kota untuk terbuka dalam penggunaan dana Covid -19 dari hari pertama hingga saat ini banyak orang memangaatkan kesempatan ini, maka semua orang harus benar – benar serius.

“Saya harus jujur sampaikan bahwa, dalam  kasus menangani Covid-19 ini banyak orang manfaatkan kesempatan ini dalam kesempitan,” katanya.

Wonda juga menambahkan agar masyarakat dapat memiliki kesadaran yang tinggi untuk tidak mengabaikan wabah tersebut, dan  memiliko kesasaran salam memriksa kesehatanya.

“Kesadaran juga harus ada di masyarakat bagaimana menerapkan kehidupan  new normal dan patuh terhadap protokoler kesehatan,” ujarnya.

Reporter : 

Editor : Aguz Pabika

Tinggalkan Balasan