Anak Papua tukang tipu di media sosial (facebook)

Sudah ada Solidaritas dari Rakyat Indonesia Untuk Perjuangan Penentuan Nasib Sendiri Rakyat Bangsa Papua. contohnya Front Rakyat Indonesia Untuk West Papua (FRI-WP).

Jubir FRI-WP hari ini menjadi tahanan politik Papua Merdeka, Pertama yang berasal dari orang Indonesia. Ini salah satu bukti konkrit orang-orang bukan Papua yang menyatakan secara publik mendukung Papua Merdeka dan membuktikan dukungannya. Atau bicara A kerja A, bukan bicara A tapi kerja B.

Apa yang dibuat Surya Anta, Jubir FRI-WP Dkk-nya, perlu dijadikan kritik terhadap anak-anak Papua tukang tipu di Facebook.

Facebook ini media publik. Setiap postingan akan dibaca dan diketahui oleh publik. Dan di FB,
Banyak sekali anak-anak Papua yang punya profil FB “kerja di Free West Papua Campaign”. Profil itu tentu dilihat dan diketahui oleh publik.

Tapi anehnya, dong mau pake baju, noken atau gelang bermotif Bintang Fajar di dunia Manusia sebagai bentuk konkrit dari pernyataan publik yang dong tulis di FB “kerja di Free West Papua Campaign” saja dong penakut sampe macam anak kecil takut santa Pit.

Kalau sudah begitu, apa lagi mau ikut demo!? sa yakin biar Tuhan Yesus yang pimpin orasi Papua Merdeka juga dong tidak akan dengar dan ikut ka apa!?  karena dong pada dasarnya itu panipu kuat. bicara lain, lakukan lain.

Anak-anak Papua macam begitu, dong juga harus belajar dari mace amber (sebutan untuk perempuan non Papua) yang kemarin (10/12/19) sa ketemu dia di Pasar.

Sa tanya mace dia asal dari mana, dia bilang dari Solo. Tapi sudah lama di Papua. Sa tanya lagi. Mba dukung perjuangan Papua Merdeka!? mace dia balik tanya sa, kenapa jadi. Sa bilang karena Mba pake noken itu, (sambil tunjuk noken yang mace dia pake).

Lalu, mace dia jawab dengan penuh semangat tanpa peduli amber-amber yang kuasai pasar. Bahwa dia sangat mendukung karena mendukung makanya dia beli dan pake noken bendera Papua.

“Sa sangat mendukung Papua Merdeka. Itu orang Papua punya hak. karena sa mendukung, makanya sa pake noken ini.”

Mba sa hormat ko dari pada panipu dong di FB. Dong itu sudah cerita dalam Alkitab.

“Badan-badan esau, tapi suara-suara Yakub. sama seperti, badan-Badan Papua. Tapi suara, Suara Jokowi.”

 

 

Tinggalkan Balasan