Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 174 Warga Kemiri Sentani Masih Mengungsi di Posko SKB
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > 174 Warga Kemiri Sentani Masih Mengungsi di Posko SKB

174 Warga Kemiri Sentani Masih Mengungsi di Posko SKB

admin
Last updated: September 5, 2019 14:50
By
admin
Byadmin
Follow:
6 years ago
Share
2 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Pasca banjir bandang Sentani 16 Maret 2019 lalu, 174 warga Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Jemaat Revel Kemiri Sentani kabupaten Jayapura masih berada di posko pengungsian SKB Kemiri. Hal tersebut di sampaikan Novelina Wakano, dari Departemen Diakonia Bidang Bencana, kepada wartawan, Senin (2/9/2019).

Iklan Nirmeke

Ia menambahkan niat Pemerintah untuk merelokasi warga sangat bagus namun sejauh ini tidak ada penanganan serius yang terbukti, dibuktikan dengan masih adanya warga yang harus tinggal di pengungsian. Atas itu gereja harus melakukan apa yang bisa dikerjakan sambil menunggu program pemerintah tersebut.

“Saya sendiri sangat sesalkan situasi ini. Jadi kami berharap untuk pemerintah Kabupaten Jayapura, membantu kami saat kami kerja. Sebelumnya saat kita bawa selang air bersih untuk warga gunakan, Bupati hanya lewat dengan mobilnya tanpa menyapa kami yang kerja waktu itu. Padahal masyarakat ini tanggung jawab bupati,” katanya.

Dari data pengungsian, pihaknya menerima sekitar 374 warga GKI yang terkena bencana. Data terbaru pada bulan Agustus 2019 tinggal 174 warga yang masih tertampung di posko SKB Kemiri, Sentani.

“Jadi kami berharap untuk Pemerintah dapat membantu membersihkan rumah yang bisa digunakan, sambil jalankan programnya. Sekarang kami sedang dibantu dengan tamu lintas agama dari Provinsi Papua Barat,” katanya.

Sementara itu, Yunita Ulim salah seorang ketua pemuda di Sorong yang tergabung dalam Forum Pemuda Lintas Agama Sorong Raya mengatakan semenjak terlibat dalam komunitas ini ia diajarkan untuk ikut merasakan apa yang dirasakan oleh pengungsi korban banjir bandang Sentani.

“Kita juga mengajarkan betapa pentingnya kepedulian terhadap sesama untuk generasi-generasi muda anak-anak Tuhan di kemudian hari supaya persatuan dan keutuhan dalam pemuda gereja ini semakin kuat,” katanya.

Di tempat yang sama, Pdt. Evelin Ugadje, dari GKI Revel Kemiri di Tanah Papua mengatakan, pihaknya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada BPAM Sinode di Tanah Papua, karena telah mendatangkan tim traveling dari Papua Barat yang ikut bersama-sama membersihkan rumah warga yang rusak saat ini. (*)

 

Sumber: Jubi.co.id 

 

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Wakol Yelipele Terpilih sebagai pengurus baru PMKRI St. Efrem Cabang Jayapura
Next Article Kebanyakan Pencitraan Jokowi, Ternyata di Papua Masih Ada Suku Terasing yang Miskin
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Gelar Natal Bersama dan Syukuran HUT ke-23, Uskup Minta Hentikan Kekerasan di Papua
Tanah Papua
3 days ago
Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Tanah Papua
4 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?