Memandirikan Perempuan Meepago, Ini saran John NR Gobai

Jayapura, nirmeke.com Dalam rangka menciptakan generasi emas di Meepago, pada puluhan tahun silam pemerintah dan gereja Katolik telah berupaya mencerdaskan dan memandirikan perempuan-perempuan melalui berbagai keterampialn.

Hal itu dikatakan John NR. Gobai, Anggota DPR Papua jalur pengangkatan. Menurutnya, kala itu para pastor dan Suster (Biararawati) dari gereja Katolik mendirikan sejumlah tempat pengembangan potensi, diantaranya Pusat Bina Wanita (PBW), Sekolah Kepandaian Putri (SKP) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

“Jadi para pastor dan suster biara buka PBW, SKP dan SKB serta sekolah gadis yang merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi perempuan di Meepago dulu untuk membina dan menyiapkan perempuan Mee dan Moni yang handal melalui keterampilan,” ujar John NR. Gobai, Jumat, (12/7/2019).

Selain Katolik, menurutnya, pasti ada juga di gereja lainnya dengan namanya sendiri contohnya P3W GKI Padang Bulan juga sekolah gadis di beberapa tempat.

Di tempat ini, ia mengungkapkan, perempuan-perempuan dididik keterampilan seperti jahit-menjahit, memasak, mengasuh anak dan lainnya.

“Itu dilakukan agar menjadi mama yang mampu mengasuh anak, membangun keluarga yang baik juga memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber makanan dan sumber pendapatan bagi keluarga,” ujarnya.

Menurut Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai ini, pemberdayaan perempuan Papua di luar sekolah, di kampung-kampung akan berjalan dengan baik apabila salah satu jalannya adalah dengan membangun kembali pola yang lama ini.

“Kedepan harapannya akan menjadi perhatian kita semua agar perempuan Meepago benar-benar mandiri, bukan tergantung suaminya,” ujarnya.

Lanjutnya, pendidikan karakter akan tertanam baik jika perempuan dibina dengan baik juga dengan pembinaan iman kepada perempuan.

Ia sarankan kepada pemerintah daerah di Meepago mestinya memikirkan membangun kembali SKB bagi perempuan dengan materi-materi yang sesuai dengan perkembangan jaman.

“Tapi juga materi yang pernah diberikan oleh para suster biara dahulu, ini agar kita dapat menghasilkan generasi yang handal untuk 20 tahun mendatang,” ujarnya berharap.(*)

 

Sumber   : Wagadei.com

 

Tinggalkan Balasan