Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tamatan SMA di Nduga belum ada yang kuliah
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tamatan SMA di Nduga belum ada yang kuliah

Tamatan SMA di Nduga belum ada yang kuliah

admin
Last updated: August 24, 2019 22:08
By
admin
Byadmin
Follow:
6 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Konflik panjang di Kabupaten Nduga terus menunjukkan dampak buruk. Dari sektor pendidikan, diketahui tak ada satupun siswa asal Nduga yang mendaftar ke bangku kuliah di Universitas Cendrawasih.

Iklan Nirmeke

Ketua Gerakan Papua Mengajar (GPM) yang tergabung dalam Tim Solidaritas Peduli Konflik Nduga Papua, Agus Kadepa mengatakan  konflik yang terjadi di kabupaten Nduga sudah merusak masa depan generasi muda Nduga.

“Karena terbukti bahwa di pendaftaran Uncen kali ini melalui jalur lokal itu tidak ada satu anak pun tamatan SMA dari Nduga yang mendaftarkan diri, ini juga membuktikan bahwa selama Desember 2018 hingga Agustus 2019 tidak ada proses belajar mengajar, sehingga berdampak pada tiga ribu lebih anak sekolah yang diabaikan,” katanya saat konfrensi pers di kantor Kontras Papua, Kamis, (1/8/2019).

Menurutnya, harus ada upaya serius untuk mengatasi kondisi ini sehingga masa depan anak-anak Nduga bisa terjamin. Pemerintah juga harus memberikan kepastian bahwa anak-anak Nduga bisa kembali bersekolah.

“Harus ada upaya kemanusiaan yang dibuat untuk menyelamatkan generasi Nduga saat ini, karena tamatan dari Nduga tidak ada yang mendaftarkan diri untuk kuliah terutama di Uncen dan hal ini juga disampaikan langsung juga oleh panitia penerimaan Maba Uncen,” kata Agus.

Sementara itu perwakilan Tim Solidaritas Peduli Konflik Nduga Papua Sem Awom menambahkan sejak operasi pengejaran dilakukan, terdapat sejumlah fasilitas publik seperti sekolah, rumah ibadah dan Puskesmas Pembantu (pustu), hingga rumah warga yang dirusak atau dibakar.

Siswa sekolah pun harus menghentikan pendidikan sebab ganguan keamanan sehingga membuat angka putus sekolah di wilayah ini naik drastis. Berdasarkan catatan di lapangan, anak-anak yang telah mengungsi di Wamena ada 637 anak yang terdiri dari siswa SD-SMA.

“Mereka juga mengalami kendala belajar dan harus difasilitasi untuk mengikuti ujian nasional. Ada sekitar 81 orang guru yang juga ikut mengungsi dan melakukan proses belajar di sekolah-sekolah darurat yang dibangun para relawan kemanusiaan,” katanya.

Sebelumnya untuk masalah pendidikan sekreatris daerah Nduga menyebutkan sebayak 3.457 anak sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMU di sejumlah distrik di kabupaten Nduga hingga kini belum bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar. (*)

 

Sumber: Jubi.co.id

 

Iklan Otomatis

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Mahasiswa di Kota Jayapura Diimbau Ggunakan Noken ke Kampus
Next Article Jadi incaran dunia, Papuansphoto hunting bersama dengan 20 Fhotografer dari China dan Hongkong
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Gelar Natal Bersama dan Syukuran HUT ke-23, Uskup Minta Hentikan Kekerasan di Papua
Tanah Papua
3 days ago
Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Tanah Papua
4 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?