Gunung Pikhe yang Menyimpan Sejuta Keindahan

Ditemani hempasan angin, kami berjalan ke sebuah asrama milik Katolik di Pikhe, Distrik Hubikossy. Melalui samping bangunan berlantai dua itu, kami melanjutkan perjalan melewati semak belukar hingga tiba di bawah kaki gunung Pikhe.

Untuk sampai ke puncak itu, kami melalui jalan setapak dengan kemiringan yang nyaris curam. Sekitar 5-10 menit kami mendaki gunung yang bertekstur tanah. Lumayan capek saat mendaki gunung itu.

Namun, rasa capek dan lelah itu terbayar saat tiba di puncak gunung Pikhe. Luar biasa!, itulah kata yang terucap.

Bebatuan cadas dengan latar pemandangan kota Wamena

Batu-batu cadas berukuran besar, view yang indah di sisi kiri dan kanan seakan meneduhkan hati.

View pemukiman warga

Sejauh mata memandang, disisi kiri dan kanan bebatuan cadas berukuran raksasa berdiri kokoh. Warnanya yang khas memancarkan cahaya ditengah selimut rumput liar nan hijau.

Hamparan batu

Di tengah hamparan bebatua ini terdapat pula pasir putih. Dari catatan papuaview.com, setidaknya ada sekitar 6 titik pasir putih. Namun selama ini para pengunjung hanya menyambangi dua sampai tiga titik saja.

Pasir putih

Di atas gunung ini juga terdapat sebuah kolam alam. Kolam ini dikelilingi ilalang, dan bebatuan cadas.

Kolam alam di atas gunung

Spot ini termasuk yang digemari para pemotret karena sekitar 200 meter dari kolam terdapat salah satu titik pasir putih.

Selain itu, hal yang tak kalah menarik adalah view Lembah Baliem yang terlihat dari gunung Pikhe.

Lembah Balim

Sejauh mata memandang view ke arah Wamena kota sangat jelas terlihat, terutama Tugu Salib Wio Silimo di jantung kota, dan lembah luas Tulem, Distrik Witawaya hingga Distrik Kurulu menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat alam.

Hamparan Bebatuan.

Bagi para hanter landscap, spot Pikhe bisa menjadi salah satu pilihan anda. Pikhe merupakan tempat yang lengkap untuk mendapatkan gambar yang bagus, karena dari berbagai sudut arah gambar landscap Lembah Baliem anda dapatkan dari tempat yang dikenal dengan sebuatan “pasir putih” ini.

Pesawat melintas

Dari spot ini juga, anda bisa menikmati lalulintas pesawat udara. Pikhe merupakan satu-satunya jalur penerbangan ketika pesawat yang hendak landing di Bandar Udara Wamena.

Kokoh

Letak spot ini tak jauh dari Wamena kota. Bila anda menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat anda hanya butuh waktu sekitar 30 menit saja. Bisa melewati jalan J.B Wenas-Pasar Jibama-Pikhe, dan anda juga bisa melalui Jalan Homhom.(*)

 

Sumber: https://papuaview.com

 

Tinggalkan Balasan