Perbedaan Musibah Kemanusiaan Nduga dan Sentani 

Oleh: Benyamin Lagowan

1. Kasus Nduga aktornya Manusia: TPN OPM & TNI/Polri  dan merupakan masalah Politik, sementara kasus  Banjir Sentani oleh alam dan merupakan bencana alam.

2. Aksi Galang Dana Kasus Nduga tidak se heboh seperti Kasus galang dana bencana alam banjir, Sentani. Padahal sama-sama masalah kemanusiaan.

Para pengungsi Nduga baik ibu-ibu dan anak 

3. Kasus Nduga mengakibatkan 25 orang tewas akibat perilaku militer dan > 2000 an orang masih mengungsi termasuk anak-anak tidak bisa belajar dan belum bisa pulang sudah 4 bulan, sementara Sentani pengungsi berjumlah > 4000 orang, korban meninggal > 100 an orang.

4. Polri dan beberapa pihak terkait turun untuk membantu berbondong-bondong di Kasus Sentani, Sementara kasus Nduga sepi bak tidak ada apa-apa; yang ada hanya operasi militer.

5. Rupanya masyarakat, lebih senang berdonasi khusus musibah yang disebabkan oleh alam, sementara yang dilakukan oleh manusia lain memakai senjata, tidak. Semua pura-pura tra tau/tra peduli.

6. Manusia zaman sekarang lebih suka menolong sesama karena alasan persamaan ideologi dan politik, ketimbang karena nilai kemanusiaan.

Banjir bandang sentani

7.  Manusia zaman sekarang rupanya hampir semuanya panakut dan mendukung para pembunuh kemanusiaan yang penuh impunitas yang disisi lain berlaku seperti superman sementara di sisi lain berlagak seperti setan pembunuh.

8. Kasus Nduga korbannya jelas hanya orang Papua karena aktornya jelas manusia. Sedangkan kasus Sentani korbannya semua manusia tanpa pandang buluh Papua maupun non papua.

9. Hukum alam yang terjadi di Sentani lebih adil ketimbang hukum manusia yang berlaku di Nduga karena lebih rasis dan diskriminatif.

10. Sumbangan pejabat pemerintah pusat dan daerah untuk kasus Nduga hampir tidak jelas, sedangkan untuk Sentani milyaran rupiah sudah masuk.

Banjir di kampung adat yoboi

11. Gubernur Bantu Korban Banjir Sentani 5 Milyar tetapi untuk Kasus Nduga Wagub Papua mengatakan belum ada laporan ke kami. Padahal sudah jelas dan nyata di depan mata.

Seandainya alam bisa bicara, paling de su bilang kenapa dia marah dan harusnya buat apa.

“Dukaku, dukamu, duka kita ! Mari tempatkan empati kemanusiaan tanpa dibatasi perbedaan ras dan ideologi politik”. Agar kita sadar. . .

 

 

Pray for Nduga and Sentani

 

 

Tinggalkan Balasan