Bela LE, Mahasiswa Papua se Jawa-Bali gelar demo di gedung KPK RI

Jayapura, nirmeke.comMenangapi tudingan kriminalisasi pejabat Papua yang di lakukan oleh KPK, Solidaritas mahasiswa Papua se Jawa-Bali akan melakukan aksi demo damai depan kantor KPK RI.

Kordinator aksi, Carles Kossay melalui telepon selulernya mengatakan mahasiswa Papua menilai tudingan tersebut merusak pencitraan gubernur Papua Lukas Enembe dan dinilai KPK sengaja melakukan upaya mengkriminalisasi terhadap pejabat Papua. Selasa, (12/2/2019)

“Pada Sabtu 02 Februari 2019, kehadiran KPK yang tanpa di undangan hadir pada Rapat Pembahasan Evaluasi Anggaran pemerintah provinsi Papua dengan Kemendagri bertempat di hotel Borobudur. Kejadian ini mengarah pada upaya mengkriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe, dalam proses rapat berlangsung,” katanya.

Charles menjelaskan bila kita seksama mengikuti imformasi, pegawai KPK tidak bekerja profesional, karena dalam rapat tersebut mereka memotret wajah para pejabat Papua dan Mendagri sehingga timbul kemarahan dari rombongan gubernur  provinsi Papua akibatnya mereka (KPK) di tangkap dan diinterogasi, tidak lebih dari itu seperti yang beredar di media massa.

“Kami merasa sangat keberatan dengan adanya pemberitaan di seluruh media nasional yang didominasi oleh informasi versi KPK,  seolah benar-benar telah terjadi penyerangan oleh beberapa oknum dari pihak pemerintah Papua kepada penyidik KPK yang sedang melakukan tugas, sebelum adanya pembuktian oleh pihak kepolisian,” kata Carles.

Sehingga kata Carles, Solidaritas Mahasiswa Papua se Jawa-Bali akan melakukan aksi, meminta KPK RI berhenti mengkriminalisasi pejabat elit daerah Papua yang menjalankan roda pemerintahan untuk membangun tanah Papua dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi.

Sementara itu Opis Wenda mahasiswa Papua se Jawa-Bali juga  meminta dengan tegas untuk KPK berhenti melakukan aksi teror, intimidasi dan kriminalisasi terhadap pejabat Papua terutama kepada gubernur Papua Lukas Enembe.

Sementara itu aksi yang sama akan dilakukan oleh masyarakat Papua di kantor gubernur provinsi Papua pada, Rabu (13/2/2019) besok.

Reporter  : Teba Hisage
Editor      :  Agus Pabika

Tinggalkan Balasan