Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Elisabeth Salon Hadir untuk cegah perempuan Papua rebonding rambutnya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Elisabeth Salon Hadir untuk cegah perempuan Papua rebonding rambutnya

Elisabeth Salon Hadir untuk cegah perempuan Papua rebonding rambutnya

admin
Last updated: January 24, 2019 04:11
By
admin
Byadmin
Follow:
7 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Menekuni suatu usaha membutuhkan niat dan kemauan yang keras agar usaha tersebut tetap berjalan baik dan eksis sehingga dapat bersaing dalam perekonomian.

Iklan Nirmeke

Salah satunya adalah Elisabet Salon milik perempuan Papua yang berlokasi di Perumnas 2 Waena di mana Salon tersebut melayani ayam rambut, sambung hingga gimbal rambut.

Pemilik Salon Elisabeth Eti Tebay kepada media mengatakan keinginan awal untuk membuat salon karena ia sering melihat kebanyakan perempuan  Papua ke Salon untuk Ribonding rambut, hilangkan Rambut keriting dengan cara meluruskan rambut.

“saya buka salon dengan tujuan Mencegah perempuan Papua Rebonging rambut, Biar perempuan Papua ke Elisabet salon sehingga mereka bisa mengepang rambut dan Sambung rambut Walaupun rambutnya di sambung dengan rambut imitasi tetapi tujuan utamanya agar rambut kiritingnya tetap terjaga,” katanya.

Baju (pakaian) yang lagi dipajang depan Elisabet Salon Perumnas 2 Waena

Ety memulai usaha salon dari Tahun 2011 Di kabupaten Nabire. Salon pertama yang ia jalankan di Kabupaten Nabire dengan nama Eti Salon melayani sambung, anyam, dan gimbal rambut. Dengan modal awal Rp.150 juta dengan perincian mengontrak tempat Rp.50 juta dan untuk belanja perlangkapan salon Rp.100 juta.

“ternyata banyak pelanggang yang berminat dan datang untuk anyam dan sambung ramvut akhirnya ada yang punya niat untuk buka Di Bukit Meriam dan Siriwini Nabire.”

Iklan Otomatis

Lanjutnya, Tahun 2014 ia sudah masuk kuliah di kampus  Yapis Jayapura sehingga susah untuk dirinya membagi waktu antara kuliah dan salon sehingga membuat ia susah untuk kontrol ke Nabire.

“karena fokus kuliah, tahun 2015 saya tutup dan tahun 2016 buka kembali di Jayapura dengan nama Elisabet Salon yang berlokasi di perumnas 2 Waena ini.”

Karyawan Elisabet Salon di Waena, Jayapura

Eti berharap dengan adanya Elisabet Salon ini dapat menambah lapangan pekerjaan bagi mereka yang memiliki keahlian dalam ayam dan sambung rambut. Harapan Biar bakat mereka dapat mereka aplikasikan melalui Dunia kerja itu (Anyam mengayam rambut).

“Rencana akan buka kembali di Nabire dan Elisabet Salon akan buka cabang di Sentani dan Jayapura Kota.”

Elisabet Salon selain melayani anyam, gimbal dan sambung rambut di samping itu Elisabet Salon juga menjual aksesoris-aksesoris khas Papua seperti gelang, anting, sepatu hingga pakaian (baju) yang di anyam dengan benang menyerupai baju, tas dan topi dengan berbagai warna dan ukuran.

“kerajinan tersebut baik noken dan lainnya di buat oleh Karyawan dan mama-mama Papua dan yang kita pesan di luar Sepatu Rajut sama Dompet Rajut dan semua tersedia di Elisabet Salon,” tambahnya.(*)

Editor  : Aguz Pabika

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Bob Marley: Musik, Perlawanan dan Perdamaian
Next Article Baju rajutan khas Papua di Elisabet Salon Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Gelar Natal Bersama dan Syukuran HUT ke-23, Uskup Minta Hentikan Kekerasan di Papua
Tanah Papua
3 days ago
Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Tanah Papua
4 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?