Di Distrik Muliama, oknum TNI ditahan saat curi tiang listrik

Jayapura, nirmeke.com Masyarakat di distrik Muliama pada malam Senin tanggal 23 Juli 2018 berhasil mengagalkan pencurian tiang listrik yang di lakukan oleh aknum anggota TNI yang bertugas di Batalion 756 Wimane Sili kabupaten Jayawijaya.

Dari kronologis yang di terima nirmeke.com malam Senin, (23/7/2018) pukul 12.00 malam anggota TNI dari Batalion 756 Wimane sili menggunakan mobil Dalmas milik TNI menuju ke Koramil Kimbim pada sore hari dan mereka tunggu di sana sampai malam. Lalu mereka bergeser menggunakan mobil Dalmas mengambil tiang listrik di distrik Muliama pada pukul 12:00 malam.

Pada saat Anggota TNI mengangkut tiang listrik ke dalam mobil Dalmas Masyarakat datang dan menahan mobil Dalmas karena mengambil tiang listrik tanpa sepengetahuan masyarakat setempat dan juga pengambilan tiang di lakukan pada malam hari  sehingga masyarakat mencurigai anggota TNI ini sedang melakukan pencurian karena tiang listrik yang mereka ambil bukan milik mereka.

Truck Dalmas milik TNI saat di tahan warga berserta barang bukti tiang listrik – JE

Menurut keterangan salah seorang warga yang ikut menahan aksi pencurian ini Jhon Elopere mengatakan kejadian tersebut sudah terjadi dua kali dan ini kali yang ke tiga di lakukan oleh oknum anggota TNI yang datang mengambil tiang listrik tanpa sepengetahuan masyarakat setempat.

“saat di tanya oleh warga anggota TNI menggatakan bahwa kami sudah bayar kepada orang PLN, lalu kami tanya kalau sudah bayar kepada PLN mengapa datang ambil tiangnya pada malam hari saat aktifitas masyarakat tidak ada,” tuturnya.

Karena mengambil tiang listrik pada malam hari, warga setempat melepas semua atribut mobil Dalmas milik TNI dan menuntut segera kembalikan tiang listrik yang sudah dicuri sebelumnya.

“jadi kami mohon Panglima Kodam Papua monitor hal ini dan tindak tegas anggota,” harap Jhon. (*)

 

 

Reporter  : Admin

 

2 thoughts on “Di Distrik Muliama, oknum TNI ditahan saat curi tiang listrik”

  1. Bertugas di papua untuk mencuri segala barang serta sumberdaya alam papua, jelas bahwa orang2 tahanan yang lempar dari jakarta ke papua sini untuk menjadi manusia yg baik,namun masih aja melakukan pencurian di tempat tugas.

Tinggalkan Balasan