Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Dikhawatirkan suku Korowai dan Kombai dijadikan proyek
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Dikhawatirkan suku Korowai dan Kombai dijadikan proyek

Dikhawatirkan suku Korowai dan Kombai dijadikan proyek

admin
Last updated: November 21, 2018 10:09
By
admin
Byadmin
Follow:
8 years ago
Share
2 Min Read
SHARE

Iklan Nirmeke

Jayapura, nirmeke.com – kekhawatiran anggota dewan terhadap pendampingan masyarakat di Korowai wajar saja karena dana pendidikan dan kesehatan termasuk terbesar di indonesia. Bayangkan saja dari dana APBN harus menyisihkan 20 persen untuk pendidikan. Begitupula dana Otsus sebesar 30 persen, bahkan anggaran untuk kesehatan jauh lebih besar lagi.

Kondisi pendidikan dan kesehatan suku Korowai dan Kombai  yang belakangan ini ramai di perbincangkan. Hal ini tentu akan membutuhkan pengawasan semua pihak termasuk masyarakat dan anggota legislatif. Pasalnya jangan sampai ada pihak-pihak yang ingin menjadikannya sebagai proyek guna meraih sebuah keuntungan.

Kalaupun hendak membantu sudah tentu semua pihak mau menerima, tetapi bagaimana bisa memberikan jaminan agar bantuan itu benar-benar jatuh kepada mereka yang membutuhkan. Soalnya jika tidak tepat sasaran dikhawatirkan bisa merugikan semua pihak terutama masyarakat korban. Ibarat sudah jatuh tertimpah tangga pula.

Mengalirkan dana-dana maupun bantuan obat dan tenaga patut diterima dan disambut baik, sebab ada itikad baik dari pemerintah maupun masyarakat. Hanya saja bagaimana bisa menjaga kelanjutan program bagi masyarakat bukan sekedar pemadam kebakaran dan selesai.

Terlepas dari pro dan kontra, program kesehatan dan pendidikan di Korowai dan Kombai maupun daerah tertinggal di tanah Papua harus berjalan rutin dan selalu tepat waktu. Jangan sampai Puskesmas dan Pustu sudah ada tetapi tidak ada petugas. Begitu pula bangunan sekolah berdiri megah tetapi hanya satu guru yang mengajar enam kelas. (*)

Editor   : Admin

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Pro dan kontra soal Miras di tanah Papua
Next Article Menakjudkan, Atraksi Festival Budaya di Wamena
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
1 day ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
1 day ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
2 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?