Ones Wamit penderita luka usus, butuh perhatian kita bersama

 

Jayapura, nirmeke.com – Ones Wamit , pria 26 tahun suku Korowai asal kampung Burukmahkot distrik Seradala kabupaten Yahukimo akhirnya dikirim untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena Minggu 12 November 2017.

Ones Wamit menderita (sakit) selama 2 minggu lebih. Ia tinggal di rumah, hanya menunggu bisa sembuh sendiri. Ones, berdoa di rumba hutan, Papua Selatan. Ia meminta pertolongan.

Tapi tidak ada yang mendengarkannya. Akhir Oktober kemarin, Yan Akobiarik, ketua Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil (Kopkedat Papua) jalan kaki dari Danowage ke Burukmakot -+ 7 jam (07.00-13.30WIT).

Yan, pergi menjemput Ones yang tengah menderita di Rumah panggung miliknya. Yan ajak dia keluar atau meninggalkan rumah segera. Berdua jalan kaki ke Danowage, tempat dimana ada Lapangan Terbang. Ones memanggul penderitaannya selama 7/8 jam di hutan.

Tiba di Danowage dengan selamat. selanjutnya, Ones diterbangkan ke Wamena untuk melakukan penanganan medis. Ones ikut helipkoter ke Wamena untuk berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena.

Minggu kemarin atau tidak salah, minggu ini singer sudah melakukan operasi. Beliau, sekarang di rawat di Rumah Sakit Umum Wamena.

Dokter belum bisa menginformasikan virus atau penyakit yang dideritanya. Kami masih tunggu informasi lebih lanjut. Diagnosa Luka di usus (Saya tidak tahu bahasa medisnya apa).

Di sana, Burukmakot menurut Yan Akobuarik ada Pustu, tetapi tidak ada petugas yang bersedia tinggal lama disana. Bakal masyarakat juga jarang berobat di Pustu.

Menurut Panuel Maling, seorang intelektual dari Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) juga membenarkan itu.

Menurut dia, masyarakat Korowai pada umumnya hidup berpindah-pindah tempat, jadi sulit mengandalkan petugas yang belum memahami karakteristik kehidupan masyarakat.

Ia memastikan, masih banyak orang yang sama seperti Ones Wamit dan adik Puti Hatil tengah menderita di rimba hutan.

Pihaknya, sangat membutuhkan perhatian, doa, bantuan dan kerja sama, menyelamatkan orang Korowai. Yan Akobiarek saat ini sedang berusaha dengan Hesayas Pahabol di Yahukimo untuk menyangkut pakaian layak pakai, buku, bullpen dan lain-lain  untuk di bawah ke Burukmahkot lewat sungai menggunakan kentiting. (*)

 

ADMIN

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: